Feeds:
Pos
Komentar

Archive for April, 2008

Berhenti ?

kita tak akan pernah tau langkah mana yang akan membawa kaki kita kepada kematian. hidup ini laksana ladang ranjau di tengah peperangan. kita hanya dapat melangkah dan terus melangkah. berharap bahwa jejak-jejak langkah kita selanjutnya bukanlah langkah yang akan meledakkan tubuh kita dan mengakhiri perjalanan kita. Kita hanyadapat berharap bahwa ayunan-ayunan kaki selanjutnya akan membawa hidup kita ke arah yang lebih baik.
Tapi bukankah ada pilihan untuk berhenti?
tidak kawan…
Tak ada alasan untuk berhenti….apalagi kembali..
kita tak bisa menghentikan langkah kita bahkan hanya untuk sekedar beristirahat…
karna jika kita berhenti bidikan senapan musuh akan dengan cepat membidik kepala kita dan menyarangkan beberapa butir timah panas ke kepala kita…
kita harus terus maju…terus berjuang dalam kehidupan…untuk akhirat…

Read Full Post »

Manusia

Manusia memang unik….
mereka butuh manusia lain untuk terus berthan hidup…
mereka bermimpi…
dan berusaha mewujudkannya bersama dengan manusia lain yang memiliki mimpi yang sama..
mereka menangis…
bersama dengan manusia yang memiliki kesedihan yang sama…
dan mereka juga bisa tertawa..
bersama dengan manusia yang bahagia lainnya…
namun kadangkala kita harus menangis untuk sahabat Qt saat Qt gembira…
dan terkadang harus pula gembira karna saudara kita bahagia walau sejatinya terluka…
itulah manusia…
tak hanya hidup untuk dirinya…
karna ia harus memberi semangat kepada orang lain..
agar orang lain itu mampu memberikan semangat tatkala ia terluka..

Read Full Post »

Senja di Awal April

Awan putih beriringan di balik LABTEK kembar. Berselingan dengan birunya langit yang perlahan tergantikan oleh jingga yang semakin nyata dengan menunduknya matahari. Semburan air mancur ‘Indonesia Tenggelam’ nampak membisu di sela pikuknya mahasiswa-mahasiswi yang baru menyelesaikan kuliahnya. Senja itu terasa sangat berbeda dengan senja-senja sebelumnya. Aku merasakan aroma kebebasan di balik putih-kelabunya awan yang beriringan. Bercampur dengan rasa cemas akan kehilangan sebuah kebersamaan yang telah dilalui 366 hari bersama membangun kemahasiswaan. (bersambung)

Read Full Post »

« Newer Posts